Keutamaan Malam Lailatul Qadar


1. Keutamaan Malam Lailatul Qadar

Cukuplah utk mengetahui tinggi kedudukan Lailatul Qadar dgn mengetahui bahwasa malam itu lbh baik dari seribu bulan Allah berfirman "Sesungguh Kami menurunkan Al Qur'an pada malam Lailatul Qadar tahukah engkau apakah malam Lailatul Qadar itu? Malam Lailatul Qadar itu lbh baik dari seribu bulan Pada malam itu turunlah malaikat-malaikat dan Jibril dgn izin Rabb mereka (untuk membawa) segala urusan Selamatlah malam itu hingga terbit fajar." (Al Qadar : 1-5)
Dan pada malam itu dijelaskan segala urusan yg penuh hikmah "Sesungguh Kami menurunkan pada suatu malam yg diberkahi dan sesungguh Kami-lah yg memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yg penuh hikmah (yaitu) urusan yg besar dari sisi Kami. Sesungguh Kami adl Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (Ad Dukhan : 3 - 6)

2. Waktu datang Malam Lailatul Qadar

Diriwayatkan dari Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam bahwa malam tersebut terjadi pada tanggal malam 21 23 25 27 29 dan akhir malam bulan Ramadhan. (Pendapat-pendapat yg ada dalam masalah ini berbeda-beda Imam Iraqi telah mengaran suatu risalah khusus diberi judul Syarh Shadr bi Dzikri Lailatul Qadar membawakan perkataan para ulama dalam masalah ini)
Imam Syafi'i berkata "Menurut pemahamanku wallahu a'lam Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam menjawab sesuai yg ditanyakan ketika ditanyakan kepada beliau 'Apakah kami mencari di malam ini?' Beliau menjawab 'Carilah di malam tersebut.'"
Pendapat yg paling kuat terjadi malam Lailatul Qadar itu pada malam terakhir bulan Ramadhan berdasarkan hadits 'Aisyah Radhiyallahu 'anha beliau berkata bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam beri'tikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan dan beliau bersabda:
"Carilah malam Lailatul Qadar di (malam ganjil) pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan." (Bukhari (4/225) dan Muslim (1169))
Jika seseorang merasa lemah atau tak mampu janganlah sampai terluput dari tujuh hari terakhir krn riwayat dari Ibnu Umar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Carilah di sepuluh hari terakhir jika tak mampu maka janganlah sampai terluput tujuh hari sisanya." (HR. Bukhari (4/221) dan Muslim (1165))
"Aku melihat mimpi kalian telah terjadi barangsiapa yg mencari carilah pada tujuh nari terakhir."
Telah diketahui dalam sunnah pemberitahuan ini ada krn perdebatan para shahabat. Dari Ubadah bin Shamit Radhiyallahu 'anhu ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasalam keluar pada malam Lailatul Qadar ada dua orang sahabat berdabat beliau bersabda:
"Aku keluar utk mengkhabarkan kepada kalian tentang malam Lailatul Qadar tapi ada dua orang berdebat hingga tak bisa lagi diketahui kapan mungkin ini lbh baik bagi kalian carilah di malam 29 27 25 (dan dalam riwayat lain tujuh sembilan dan lima)." (HR. Bukhari (4/232))
Telah banyak hadits yg mengisyaratkan bahwa amalan Lailatul Qadar itu pada sepuluh hari terakhir yg lain menegaskan dimalam ganjil sepuluh hari terakhir. Hadits yg pertama sifat umum sedang hadits keuda adl khusus maka riwayat yg khusus lbh diutamakan daripada yg umum. Dan telah banyak hadits yg lbh menerangkan bahwa malam Lailatul Qadar itu ada pada tujuh hari terakhir bulan Ramadhan tetapi ini dibatasi kalau tak mampu dan lemah tak ada masalah dgn ini cocoklah hadits-hadits tersebut tak saling bertentangan bahkan bersatu tak terpisah.
Kesimpulan jika seorang muslim mencari malam Lailatul Qadar carilah pada malam ganjil sepuluh hari terakhir 21 23 25 27 dan 29. Kalau lemah dan tak mampu mencari pada sepuluh hari terakhir maka carilah pada malam ganjil tujuh hari terakhir yaitu 25 27 dan 29. Wallahu a'lam.

3. Bagaimana Mencari Malam Lailatul Qadar

Sesungguh malam yg diberkahi ini barangsiapa yg diharamkan utk mendapatkan maka sungguh telah diharamkan seluruh kebaikan (baginya). Dan tidaklah diharamkan kebaikan itu melainkan (bagi) orang yg diharamkan (untuk mendapatkannya). Oleh krn itu dianjurkan bagi muslimin (agar) bersemangat dalam berbuat ketaatan kepada Allah utk menghidupkan malam Lailatul Qadar dgn penuh keimanan dan pengharapan pahala-Nya yg besar jika (telah) berbuat demikian (maka) akan diampuni Allah dosa-dosa yg telah lalu.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Barangsiapa berdiri (shalat) pada malam Lailatul Qadar dgn penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah maka diampuni dosa-dosa yg telah lalu." (HR. Bukhari (4/217) dan Muslim (759))
Disunnahkan utk memperbanyak do'a pada malam tersebut. Telah diriwayatkan dari Sayyidah 'Aisyah Radhiyallahu 'anha bahwa dia berta "Ya Rasulullah apa pendapatmu jika aku tahu kapan malam Lailatul Qadar (terjadi) apa yg harus aku ucapkan?" Beliau menjawab"
"Ucapkanlah Ya Allah Engkau Maha Pengampun dan Mencintai orang yg meminta ampunan maka ampunilah aku." (HR. Tirmidzi (3760) Ibnu Majah (3850) dari 'Aisyah sanad shahih)
Saudaraku -semoga Allah memberkahimu dan memberi taufiq kepadamu utk mentaati-Nya- engkau telah mengetahui bagaimana keadaan Lailatul Qadar (dan keutamaannya) maka bangunlah (untuk menegakkan shalat) pada sepuluh malam terakhir menghidupkan dgn ibadah dan menjauhi wanita perintahkan kepada istrimu dan keluargamu utu ktu perbanyaklah perbuatan ketaatan.
Dari 'Aisyah Radhiyallahu 'anha:
"Adalah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam apabila masuk pada sepuluh hari (terakhir bulan Ramadhan) beliau mengencangkan kain menghidupkan malam dan membangunkan keluarganya." (HR. Bukhari (4/233) dan Muslim (1174))
Juga dari 'Aisyah dia berkata:
"Adalah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersungguh-sungguh (beribadah apabila telah masuk) malam kesepuluh (terakhir) yg tak pernah beliau lakukan pada malam-malam lainnya." (Muslim (1174))

4. Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar

Ketahuilah hamba yg taat -mudah-mudahan Allah menguatkanmu dgn ruh dari-Nya dan membantu dgn pertolongan-Nya- sesungguh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam menggambarkan pagi malam Lailatul Qadar agar seorang muslim mengetahuinya.
Dari 'Ubai Radhiyallahu 'anhu ia berkata Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Pagi hari malam Lailatul Qadar matahari terbit tak menyilaukan seperti bejana hingga meninggi." (Muslim (762))
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu ia berkata kami menyebutkan malam Lailatul Qadar di sisi Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam dan beliau bersabda:
"Siapa di antara kalian yg ingat ketika terbit bulan seperti syiqi jafnah." (Muslim (1170 /Perkataan syiqi jafnah syiq arti setengah jafnah arti bejana. Al Qadhi 'Iyadh berkata "Dalam hadits ini ada isyarat bahwa malam Lailatul Qadar hanya terjadi di akhir bulan krn bulan tak akan seperti demikian ketika terbit kecuali di akhir-akhir bulan.")
Dan dari Ibnu Abbas Radhiyallahu 'anhuma ia berkata Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"(Malam) Lailatul Qadar adl malam yg indah cerah tak panas dan tak juga dingin (dan) keesokan hari cahaya sinar matahari melemah kemerah- merahan." (Thayalisi (394) Ibnu Khuzaimah (3/231) Bazzar (1/486) sanad hasan)

0 ความคิดเห็น:

I’tikaf di 10 Akhir Ramadhan


Pensyariatan i’tikaf thabit di dalam al-Quran, al-Sunnah dan ijma’ para ulama. Allah swt berfirman :

Maksudnya: “Dan telah kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail : “Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang tawaf, yang beri’tikaf, yang rukuk dan yang sujud.” (al-Baqarah : 125)

Firman Allah swt lagi :

Maksudnya : “Dan janganlah kamu mencampuri mereka itu (isteri-isteri kamu), sedang kamu beri’tikaf di dalam masjid.” (al-Baqarah : 186)

Di dalam hadith pula, ‘Aisyah r.’anha berkata :

Maksudnya ; “Adalah Nabi saw sentiasa beri’tikaf pada 10 hari akhir bulan Ramadhan sehingga baginda diwafatkan oleh Allah swt, kemudian isteri-isteri baginda beri’tikaf selepas kewatan baginda.” (HR al-Bukhari dan Muslim)

Terjadinya ijma’ para ulama atas pensyariatan i’tikaf ini dinukilkan oleh ramai ulama seperti al-Nawawi di dalam al-Majmu’, Ibn Qudamah di dalam al-Mughni dan Syeikh al-Islam Ibn Taimiyyah di dalam Syarh al-’Umdah.

Syeikh Abdul ‘Aziz Abdullah bin Baz berkata di dalam Majmu’ al-Fatawa : Maksudnya) : “Tiada keraguan, I’tikaf di masjid adalah satu amalan untuk mendekatkan diri kepada Allah swt, (dilakukan) dalam bulan Ramadhan adalah lebih afdhal (lebih utama) dari bulan-bulan yang lain, ianya disyariatkan di dalam bulan Ramadhan dan selain Ramadhan.”

Hukum I’tikaf

Asal hukum i’tikaf adalah sunat. Ibn al-Munzir berkata di dalam kitabnya al-Ijma’ (ms 53) : “dan telah bersepakat (semua ulama) bahawa i’tikaf itu adalah sunat, tidak diwajibkan ke atas orang ramai secara fardhu, melainkan seseorang telah mewajibkan ke atas dirinya dengan bernazar, maka ia menjadi wajib ke atasnya.”

Ini berdasarkan sabda Nabi saw :

Maksudnya : “Sesiapa telah bernazar untuk taat kepada Allah maka hendaklah dia lakukannya, dan sesiapa yang bernazar untuk bermaksiat kepada Allah maka janganlah dia lakukannya.” (HR al-Bukhari). ‘Umar r.a. juga pernah berkata kepada Nabi saw :

Maksudnya : “Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku pernah bernazar ketika jahiliyyah untuk beri’tikaf satu malam di dalam masjid al-Haram.” Jawab Nabi saw : “Tunaikanlah nazar-mu.”

I’tikaf di 3 masjid

Kebanyakan ulama berpendapat tidak disyaratkan beri’tikaf di salah satu dari 3 buah masjid, iaitu masjid al-Haram, Masjid al-Nabawi dan masjid al-Aqsa. Mereka berdalilkan dengan firman Allah swt :

Maksudnya : “Dan janganlah kamu mencampuri mereka itu (isteri-isteri kamu), sedang kamu beri’tikaf di dalam masjid-masjid.” (al-Baqarah : 186)

Ayat di atas menyebut masjid secara umum, termasuk semua masjid. Ini menunjukkan dibenarkan beri’tikaf disemua masjid yang didirikan solat jamaah. al-Imam al-Bukhari telah mengisyaratkan perkara ini dengan keumuman ayat al-Quran di atas dengan katanya :

“Bab al-i’tikaf pada sepuluh akhir (Ramadhan), dan i’tikaf itu di masjid-masjid semuanya berdasarkan firman Allah , (Maksudnya :) “Dan janganlah kamu mencampuri mereka itu (isteri-isteri kamu), sedang kamu beri’tikaf di dalam masjid-masjid.”

Di samping itu telah menjadi amalan umat Islam beri’tikaf di masjid-masjid di tempat mereka seperti yang telah disebut oleh al-Tohawi di dalam Musykil al-Athar (4/205)

al-Syeikh Muhammad bin Soleh al-’Uthaimin pernah ditanya tentang persoalan ini dan beliau menjawab :

“I’tikaf di selain masjid yang tiga iaitu masjid al-Haram, al-Nabawi dan al-Aqsa adalah disyariatkan pada waktunya, dan tidak dikhususkan kepada masjid yang tiga itu sahaja, bahkan boleh dilakukan di masjid yang tiga itu dan masjid yang lain juga, inilah pendapat para imam umat Islam, pemuka mazhab yang diikuti seperti Imam Ahmad, Malik, al-Syafie, Abu Hanifah dan selian mereka r.h. berdasarkan firman Allah : “dan janganlah kamu semua mencampuri mereka itu (ister-isteri kamu), sedang kamu beri’tikaf di dalam masjid-masjid. Demikianlah larangan-larangan ALlah, maka jangan kamu semua menghampirinya, demikianlah Allah menerangkan ayat-ayatnya kepada manusia, mudah-mudahan mereka bertaqwa.” (al-Baqarah : 186)

Lafaz masjid-masjid (di dalam ayat) adalah umum kepada semua masjid diseluruh bumi, ayat ini terdapat di akhir ayat puasa yang merangkumi hukumnya kepada semua umat Islam diseluruh dunia, ia ditujukan kepada semua yang ditujukan (kewajipan) puasa.

Ayat ini pula di akhiri dengan sasarannya (iaitulah utk umat Islam seluruhnya) dengan firman Allah : (maksudnya) : “demikian itulah larangan-larangan Allah, maka jangan kamu semua menghampirinya, demikian Allah menerangkan ayat-ayatNya kepada manusia, supaya kamu semua bertaqwa.” (al-Baqarah : 186), mustahil apabila Allah berbicara kepada umat Islam seluruhnya, sebaliknya yang dimaksudkan adalah untuk sekumpulan manusia yang paling sedikit. Adapun hadith Huzaifah bin al-Yaman (bermaksud) : “Tidak ada i’tikaf melainkan di tiga masjid.” Sekalipun hadith ini selamat dari kecacatan, ia hanya memaksudkan i’tikaf yang paling sempurna, iaitu iktikaf yang paling sempurna ialah i’tikaf yang dilakukan di tiga masjid ini (al-Haram, al-Nabawi dan al-Aqsa), ini disebabkan kemuliaan dan kelebihan (tiga masjid ini) tidak ada pada masjid-masjid yang lain. ” (fatawa al-Siyam. m.s. 493)

al-Syeikh Ibn Baz pula berkata :

“Sah i’tikaf pada selain masjid yang tiga, melainkan hanya disyaratkan masjid itu didirikan jamaah, jika masjid itu tidak didirikan solat jamaah maka tidak sah i’tikaf di dalamnya, kecuali jika seseorang bernazar i’tikaf di salah satu masjid yang tiga, maka wajib dia beri’tikaf di masjid yang dinazarkan sebagai memenuhi nazarnya.” (majmu’ fatawa Ibn Baz : 15/444)

Apakah wanita juga beri’tikaf

HARUS bagi wanita beri’tikaf di masjid, sunnah i’tikaf ini adalah kepada lelaki dan wanita. Dalil dalam perkara ini adalah perkataan ‘Aisyah r.anha yang bermaksud : “Adalah Nabi saw sentiasa beri’tikaf pada 10 hari akhir bulan Ramadhan sehingga baginda diwafatkan oleh Allah swt, kemudian isteri-isteri baginda beri’tikaf selepas kewatan baginda.” (HR al-Bukhari dan Muslim)

Dia boleh beri’tikaf keseluruhan 10 hari yang akhir dalam bulan Ramadhan jika dia mampu. Jika tidak dia beri’tikaf sekadar apa yang mudah baginya seperti sehari, dua hari, semalam atau kurang dari yang itu.

al-Syeikh ‘Abdul ‘Aziz Abdullah bin Baz berkata : “I’tikaf adalah menetap di dalam masjid untuk melakukan ketaatan kepada Allah swt, samaada dalam tempoh yang lama atau seketika, ini kerana tidak terdapat dalil yang menunjukkan had tertentu – sekadar yang kami tahu – tiada (ketentuan sehari), dua hari atau lebih.” (Fatawa al-Syeikh Ibn Baz : 15/441)

Keluar dari masjid ketika beri’tikaf

Asalnya orang yang beri’tikaf tidak boleh keluar dari masjid melainkan jika ada keperluan yang tidak dapat dielakkan atau yang tidak dapat dilakukan di dalam masjid seperti berwudhu, mandi dan buang air berdasarkan perkataan ‘Aisyah :

Maksudnya : “Bahawasanya Nabi saw apabila baginda beri’tikaf, baginda tidak memasuki rumah baginda melainkan untuk keperluan/hajat keinsanan.” (HR Muslim)

Maka apabila seseorang mempunyai hajat untuk memenuhi temujanji dengan doktor contohnya, dan dia tidak boleh menangguhkannya lagi, maka dia boleh keluar dari masjid untuk memenuhi temujanjinya itu.

wallahu a’lam

0 ความคิดเห็น:

Teladan 10 akhir Ramadan Nabi Dan Amalannya



RAMADAN menjanjikan ganjaran yang cukup istimewa bagi seorang Muslim ke arah mengecapi kecemerlangan hidupnya. Hal ini akan terlaksana dan tercapai dengan jayanya.

Pertama; jika setiap hamba benar-benar seorang Muslim yang mengerjakan ibadah puasa berteraskan keimanan dan muhasabah serta mengikuti sunnah Rasulullah SAW.

Kedua; yakin dengan ganjaran yang telah dijanjikan Allah SWT terhadap segala amalannya. Sabda Rasulullah SAW yang bermaksud:

Sesiapa yang menghidupkan Ramadan dengan penuh keimanan dan penuh kesedaran (mengharap ganjaran Allah) nescaya akan diampuni baginya dosa-dosa yang lalu. (riwayat al-Bukhari dan Muslim]

Memasuki detik 10 terakhir Ramadan pesona peribadi dan perilaku Rasulullah SAW terlakar dalam hadis yang diriwayatkan daripada Aisyah r.a yang bermaksud:

Adalah Rasulullah SAW apabila telah masuk 10 akhir daripada Ramadan, Baginda akan menghidupkan malam-malamnya, membangunkan ahli keluarganya dan mengikat pinggangnya. (riwayat al-Bukhari dan Muslim)

Kupasan ringkas hadis

Para ulama berbeza pendapat dalam memberi pentafsiran mereka terhadap hadis di atas. Namun demikian mereka sepakat bahawa Rasulullah SAW melipat-gandakan ibadatnya pada 10 malam yang terakhir Ramadan.

Hadis di atas menunjukkan betapa Rasulullah SAW amat memberi tumpuan serius pada detik malam 10 terakhir Ramadan terutama dalam perihal beribadah. Dalam sebuah hadis lain yang diriwayatkan daripada Aisyah r.a yang bermaksud:

Rasulullah SAW bersungguh-sungguh dalam 10 hari terakhir bulan Ramadan, suatu perkara yang tidak Rasulullah SAW lakukan pada bulan-bulan selainnya. (riwayat Muslim)

0 ความคิดเห็น:

Amalan di 10 malam akhir Ramadhan

Tiga amalan Nabi 10 malam terakhir
*# Mandi, berpakaian indah dan berharum-haruman

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi `Asim bahawa Huzaifah pernah mengerjakan qiyam Ramadan bersama Rasulullah dan melihat bahawa Baginda mandi pada malam itu. Ibnu Jarir pula berkata bahawa sahabat menyukai mandi pada malam-malam akhir Ramadan.

Demikian pula beberapa riwayat daripada sahabat seperti Anas bin Malik dan ulama pada masa Tabi'in menyatakan bahawa mereka akan mandi, memakai baju indah dan berharum-haruman apabila berada pada akhir Ramadan.

Apa yang dilakukan oleh Rasulullah, sahabat dan Tabi'in ini adalah satu upaya untuk menyambut dan meraikan kedatangan Lailatul Qadar, sambil berdoa mendapatkan keampunan dan keberkatan malam itu.

**# Melaksanakan solat sunat, iktikaf dan membaca al-Quran.

Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan satu hadis daripada Aishah, bermaksud: “Adalah Rasulullah apabila telah masuk 10 akhir daripada Ramadan, maka Baginda akan menghidupkan malam-malamnya, membangunkan keluarganya dan mengikat pinggangnya.”

Sahabat dan ulama berbeza pendapat dalam memberi penafsiran terhadap hadis di atas. Tetapi, mereka bersepakat bahawa Rasulullah melebihkan ibadatnya pada 10 malam yang terakhir Ramadan.

Ibadat yang biasa dilakukan pada malam Ramadan adalah solat Tarawih dan Witir serta membaca al-Quran. Dalam salah satu hadis yang diriwayatkan oleh Abu Daud dari Amru bin `Ash bermaksud: “Barang siapa yang solat pada malam Ramadan dan membaca 10 ayat daripada al-Quran maka dia tidaklah dicatat sebagai orang yang lalai.”

Mengerjakan solat dan membaca al-Quran pada pada malam yang akhir ini sangat penting hingga dalam salah satu riwayat dikatakan bahawa Rasulullah melakukan solat pada malam Ramadan dan membaca al-Quran dengan tertib.

Baginda tidak akan melalui ayat rahmat terkecuali berharap agar Allah memberikan rahmat itu dan tidak melalui ayat azab terkecuali bermohon perlindungan daripada Allah daripada azab itu.

Solat berjemaah juga sangat diutamakan pada malam akhir Ramadan hingga Imam Malik dan Imam Syafie berkata: “Siapa yang solat Isyak dan Subuh berjemaah pada malam al-Qadar, dia telah mengambil bahagiannya daripada malam itu.” Ertinya orang yang mengerjakan solat Isyak dan Subuh saja dianggap telah mendapat sebahagian daripada Lailatul Qadar, apa lagi mereka mengisinya dengan amalan lain sepanjang malam itu.

Selain solat dan membaca al-Quran, 10 akhir Ramadan ini biasanya diisi oleh Rasul dengan beriktikaf di masjid dan tidak tidur bersama isteri-isterinya. Ini berdasarkan hadis Aishah yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, bermaksud:”Bahawa Rasulullah beriktikaf pada 10 hari akhir sampai Baginda wafat.”

***# Memperbanyak doa.

Rasulullah bersabda doa adalah otak segala ibadat. Doa juga kunci daripada semua ibadat. Aishah diperintahkan oleh Rasulullah untuk memperbanyak doa pada 10 malam terakhir Ramadan.

Dalam satu hadis daripada Aishah diriwayatkan at-Tirmizi, Aishah diajar oleh Rasulullah membaca doa pada malam al-Qadar.

Ulama bersepakat bahawa doa yang paling utama pada malam al-Qadar adalah doa yang meminta keampunan dan kemaafan daripada Allah. Perkara ini seperti doa yang diajarkan Rasulullah kepada Aishah. Doanya berbunyi: “Allahumma innaka afuwun tuhibbul afwa fa' fu anni (maksudnya, Ya Allah, sesungguhnya Engkaulah Maha Pengampun, yang suka Maha Mengampun, maka ampunilah aku ini).”

Pada malam itu Allah akan mengabulkan semua permohonan dan doa, terkecuali terhadap empat golongan manusia. Ibnu Abbas berkata: “Semua doa pada malam itu diterima terkecuali doa orang meminum arak, anak yang derhaka kepada ibu bapa, orang yang selalu bertengkar dan mereka yang memutuskan silaturahim.”

0 ความคิดเห็น:

คุณค่าของการละหมาด ตะฮัจยุด




1. อัลลอฮ์ (ซ.บ) จะให้ ลิ้นของเรามี ฮิกมะห์ พูดอะไร เข้าใจง่ายและอยากฟัง

2. ละหมาด ตะฮัจยุด 2 รอกากอัต ดีกว่าโลก และ ทรัพสิน ที่มีอยู่

3. มีแสงสว่างในกุโบร์

4. เห็น สวรรค์ ก่อนตาย

5. ทำให้ ร่างกายแข็งแรงลบล้างความชั่ว

6. คนที่ละหมาดตะฮัจยุด เป็น อิสติกอมะห์ อัลลอ์ จะยกเกียรติ สูงสุดให้แก่เค้า

7. ปลอดภัยจากโรคร้าย และ บาลอ ต่างๆ

8. เป็นเวลาที่ใกล้ ชิดอัลลอฮ์ มากที่สุด เพระ ดุอาจะถูกตอบรับ

9. ก่อนนอน หากเราเหนียต ละหมาด ตะฮัจยุด แต่ไม่ตื่น เค้าก็ จะได้ ผลบุญนั้น เช่นกัน

10. เป็น อาม้าลของคนซอและห์

11. เป็น หัวใจของละหมาด สุนัตทั้งหมด

12. ขอดุอา เพื่อ ฮิดายัต ทั่ว โลก

13. ผุ้ปลุกคนให้ละหมาด ตะฮัจยุด เขาจะได้ ผลบุญ เท่ากับ ซิเกร ทั้งคืน


มาชาอัลลอฮ์ เป็น อย่างที่ นบี บอกจริงๆว่า ความดี นั้น มีมากมาย แต่ อัสตักฟิรุ้ลลออ์ คน ทำมันน้อยเหลือเกิน
ท่านฮาฟิซ อิบนิ มาญัร ได้ กล่าวไว้ในหนังสือของท่าน ชื่อว่า มุนับบิฮัตว่า มีเช่นเดียวที่จะ ขจัดมัน คือ

1. ความรักต่อโลก เป็น ความมืด แสงสว่างของมันคือการ ตักวา

2. การกระทำบาปเป็น ความมืด แสงสว่าง ของมันคือ การสารภาพผิด

3. ชีวิตในหลุมศพ คือ ความมืด แสงสว่างของมัน คือ ลาอี้ลาฮาอิ้ลลั้ลลอฮ์

4. ชีวิตในวันโลกหน้าคือความมืด แสงสว่างของมันคือ การประกอบคุณงามความดี

5. สะพาน ซีร็อตคือ ความมืด แสงสว่างของมัน คือ การศรัทธา อย่างมั่นคงความมืดอยู่ 5 ชนิด


เก็บไปคิดแล้ว ปฏิบัติ แล้ว บอกต่อๆกันไปด้วยะนะคะ ว่าสิ่งที่ เอามาบอกนี้ จริง ไหม แล้ว มัน มีประโยชน์ต่อจิตใจการกระทำแล้ว การดำเนินชีวิตเราอย่างไร ไม่มีคำว่าสาย สำหรับ การทำความดี ศาสนาเป็นเรื่องที่ละเอียดอ่อน แต่เราสามารถปฏิบัติ ได้ เพียงแค่เรา ตักวาต่ออั้ลลอฮ์ ซอบัร อดทนมากๆ ให้ คิดตลอดเวลาว่าเราต้องกลับไปหาอัลลอฮ์

0 ความคิดเห็น:

Tentang kelebihan hari Jum'at

Hari Jum'at adalah :
Hari besar yang berulang setiap pekan.

Ibnu Abbas berkata : Rasulullah s.a.w bersabda, "Hari ini adalah hari besar yang Allah SWT tetapkan bagi ummat Islam, maka siapa yang hendak menghadiri shalat Jum'at hendaklah mandi terlebih dahul…". (HR. Ibnu Majah)

Hari Terbaik

Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabada, "Hari terbaik dimana pada hari itu matahari terbit adalah hari Jum'at. Pada hari itu Adam diciptakan, dimasukkan surga serta dikeluarkan darinya. Dan kiamat tidak akan terjadi kecuali pada hari jum'at"

Hari dihapuskannya dosa-dosa

Salman Al Farisi berkata : Rasulullah s.a.w bersabda, "Siapa yang mandi pada hari Jum'at, bersuci sesuai kemampuan, merapikan rambutnya, mengoleskan parfum, lalu berangkat ke masjid, dan masuk masjid tanpa melangkahi diantara dua orang untuk dilewatinya, kemudian shalat sesuai tuntunan dan diam tatkala imam berkhutbah, niscaya diampuni dosa-dosanya di antara dua Jum'at". (HR. Bukhari).

Hari tatkala Allah SWT menampakkan diri kepada hamba-Nya yang beriman di Surga.

Sahabat Anas bin Malik dalam mengomentari ayat, "Dan Kami memiliki pertambahannya" (QS.50:35) mengatakan: "Allah menampakkan diri kepada mereka setiap hari Jum'at".

Hari yang memiliki Waktu Mustajab untuk Berdo'a.

Abu Hurairah berkata Rasulullah s.a.w bersabda, " Sesungguhnya pada hari Jum'at terdapat waktu mustajab bila seorang hamba muslim melaksanakan shalat dan memohon sesuatu kepada Allah pada waktu itu, niscaya Allah akan mengabulkannya. Rasululllah mengisyaratkan dengan tangannya menggambarkan sedikitnya waktu itu (H. Muttafaqun Alaih)

Ibnu Qayyim Al Jauziah berkata, "Diantara sekian banyak pendapat ada dua yang paling kuat, sebagaimana ditunjukkan dalam banyak hadits yang sahih, pertama saat duduknya khatib sampai selesainya shalat. Kedua, sesudah Ashar".

Hari yang bila Wafat pada hari itu adalah tanda husnul khatimah, yaitu dibebaskan dari fitnah (azab) kubur.

Diriwayatkan oleh Ibnu Amru , bahwa Rasulullah bersabda, "Setiap muslim yang mati pada siang hari Jum'at atau malamnya, niscaya Allah SWT akan menyelamatkannya dari fitnah kubur". (HR. Ahmad dan Tirmizi, dinilai shahih oleh Al-Bani).

Hari yang utama untuk bersedekah.

Ibnu Qayyim berkata, "Sedekah pada hari itu dibandingkan dengan sedekah pada enam hari lainnya laksana sedekah pada bulan Ramadhan dibanding bulan-bulan lainnya". Hadits dari Ka'ab menjelaskan: "Dan sedekah pada hari itu lebih mulia dibanding hari-hari selainnya".(Mauquf Shahih)

0 ความคิดเห็น:

รูป ตีกอล์ฟตกน้ำ กำลังควานหาลูก อยู่ดีดีแขนหาย...‏


ดูรูปต่อ.........

0 ความคิดเห็น:

คลิป 100 ภาพ ฮาที่สุด ที่เคยดู

ดูคลิป..............

0 ความคิดเห็น:

คลิป การจับงูใหญ่ ใหญ่มากๆ ครับพีน้อง

คำเตือน : ห้ามลอกเลียนแบบ
มาดูกานคลิก!.........

0 ความคิดเห็น:

เด็กนักเรียนมุสลิมหญิงในอินเดียฝึกกังฟูจีน

เด็กนักเรียนหญิงโรงเรียน St.Maaz High school เมืองไฮเดอราบัด ประเทศอินเดีย กำลังฝึกกังฟูจีนในบริเวณโรงเรียน เด็กนักเรียนอายุ 10-16 ปีจะฝึกกังฟูจีนที่โรงเรียนสัปดาห์ละครั้ง


***ดูรูปต่อ...........................

0 ความคิดเห็น:

ขอด่าหน่อยนะ! พวกพ่อแม่ไม่สั่งสอน

0 ความคิดเห็น:

คลิปฟ้ามีตา

0 ความคิดเห็น:

ต้นไม้เมืองนอก ที่หาดูยาก




ดูรูปต่อ...........

0 ความคิดเห็น:

ประโยชน์ของ "อินทผาลัม"



สำหรับประโยชน์ของอินทผลัม
มีอยู่ 2 ด้านคือ ด้านคุณค่าทางโภชนาการ เพราะอินทผลัมมีสารอาหารที่เป็นประโยชน์ต่อร่างกายมาก เช่น ซัลเฟอร์ เหล็ก โพแตสเซียม ฟอสฟอรัส แมกนีเซียม แมงกานีส และน้ำมันโวลาไดท์ เป็นต้น มีเส้นใยมาก ช่วยลดอาการท้องผูกและทำให้ย่อยง่าย รวมทั้งให้พลังงานสูง ทำให้ร่างกายที่อ่อนเพลียกลับมีกำลังวังชาเท่าเดิม
นอกจากนี้ยังสามารถบำรุงกล้ามเนื้อมดลูกและสร้างน้ำนมแม่ด้วย

อีก ด้านหนึ่งคือด้านการรักษาโรค อินทผลัมช่วยบำรุงร่างกาย บำรุงสายตา ลดความหิว แก้กระหาย แก้โรควิงเวียนศีรษะ ช่วยลดเสมหะ ทำให้กระดูกแข็งแรง ลดระดับน้ำตาลในเลือดและความดันโลหิตสูง นอกจากนี้ยังฆ่าเชื้อโรค พยาธิและสารพิษที่ตกอยู่ในลำไส้และระบบทางเดินอาหารเพราะอินทผลัมมีฤทธิ์ใน การกำจัดสารพิษและยับยั้งการเจริญเติบโตของเชื้อโรคอันเป็นสารก่อมะเร็งใน ช่องท้องได้


อินทผาลัม ชื่อสามัญ Dates ชื่อวิทยาศาสตร์ Phoenix dactylifera, L. เป็นไม้ผลที่เจริญเติบโตได้ดีในภูมิภาคที่มีอากาศร้อนและแห้งแล้งแบบทะเล ทราย โดยเฉพาะอย่างยิ่งบริเวณประเทศแถบตะวันออกกลาง ผลมีทั้งขนาดเล็กและใหญ่ออกเป็นช่อรสหวานฉ่ำ ทานได้ทั้งผลดิบและสุก เมื่อสุกแล้วเอาไปตากแห้งสามารถเก็บไว้เป็นเวลาหลายปี มีรสชาติหวานจัด จนมีคนเข้าใจผิดคิดว่าถูกเชื่อมด้วยน้ำตาล

สรรพคุณทางยา อินทผาลัมมีมากมายเช่น แก้กระหายน้ำ และลดเสมหะในลำคอ

อินทผาลัมในภาษาอาหรับมีหลายชื่อ ถ้าสุกและตากแห้งแล้วเรียกว่า ตะมัร ถ้าเพิ่งสุกเรียกว่า รุฏ็อบ


อินทผลัมสด(ในกล่อง) Palmfruit เหมาะสำหรับคนทุกเพศทุกวัย และทุกโรค ที่บอกว่าทุกโรค เพราะผู้ที่เป็นโรคเบาหวาน สามารถรับประทานได้อย่างสบายใจไม่ต้องกลัวระดับน้ำตาลจะขึ้น เพราะความหวานมาจากผลไม้ ไม่ใช่มาจากการเชื่อมแต่อย่างใด ฉะนั้นลองทานไปสักพัก แล้ววัดระดับน้ำตาลได้เลย แล้วคุณจะรู้ว่าระดับน้ำตาลลงได้อย่างเหลือเชื่อ หรือแม้แต่โรคความดันโลหิตสูง ทานไปสักพัก ลองวัดความดันของคุณ มันจะลงอย่างเหลือเชื่อ บอกไว้แค่ 2 โรคก่อน ที่เหลืออยากให้ลอง เพราะผลไม้นี้ไม่เพียงรักษาโรค แต่ยังทำให้ขับถ่ายง่ายไม่แพ้ลูกพรุนอีกด้วย สำหรับผู้ที่ต้องการลดน้ำหนัก ขอแนะนำให้ทานประมาณ 2 เมล็ด หรือมากกว่านั้นตามความต้องการแล้วดื่มน้ำตาม รับรองอิ่ม (ถ้าไม่ตามใจปากนะ)

0 ความคิดเห็น:

พันธุ์ไม้และสมุนไพรในอัลกุรอาน : อินทผาลัม (اَلنَّخْلُ ) , (اَلنَّخِيْلُ )




“พืช” หมายถึง เมล็ดพันธุ์ไม้ พืชพันธุ์ก็ใช้ ในภาษาอาหรับเรียก ฮับบะฮฺ (حَبَّةٌ ) หรือ (حُبُوْبٌ ) หรือหมายถึง พรรณพืชทุกชนิด เรียกรวมๆ ในภาษาอาหรับว่า น่าบ๊าตฺ (نَبَاتٌ ) เรียกต้นไม้ ซึ่งหมายถึง พืชชนิดที่มีลำต้นใหญ่มีกิ่งแยกออกไปว่า ชะญะเราะฮฺ (شَجَرَةٌ ) และชาวอาหรับเรียกสมุนไพรว่า อัลอะอฺช๊าบ อัฏฏิบบียะฮฺ (اَلأَعْشَابُ الطِّبِّيَّةُ )

ในคัมภีร์อัลกุรอาน มีระบุถึงพันธุ์พืชและสมุนไพรตลอดจนผลไม้อาไว้หลายชนิด เท่าที่ตรวจทานพบมีดังนี้

1. อินทผลัม (อ่านว่า อินทะผะลำ) เป็นชื่อปาล์มชนิด Phoenix dactylifera Linn ในวงศ์ Plamae ผลกินได้ ภาษาปากมักเรียกว่า อินทผาลัม ในภาษาอาหรับ เรียกว่า อันนัคลุ้ (اَلنَّخْلُ ) หรือ อันนะคีลฺ (اَلنَّخِيْلُ ) เป็นไม้ยืนต้นชอบขึ้นในเขตร้อน มีลำต้นตั้งตรงและยาว มีผลออกเป็นทะลาย ผลของมันมีรสชาติอร่อย ใช้ทำแยมและบางชนิดใช้หมัก เรียกว่า นะบีซฺ อัลบะละฮฺ (نَبِيْذُاَلْبَلَحِ ) นักภาษาศาสตร์บอกว่า เหตุที่เรียกอินทผลัมว่า อันนะคีล เพราะมันมีรากศัพท์มาจากคำว่า นัคลฺ (نَخْلٌ ) ซึ่งหมายถึง คัดเลือก กลั่นกรอง เพราะอินทผลัมจัดเป็นพืชยืนต้นที่มีเกียรติที่สุดในประดาพืชยืนต้นด้วยกัน

ในคัมภีร์อัลกุรอาน ได้กล่าวถึงเรื่องของอินทผลัมเอาไว้หลายแห่งและหลายรูปคำ กล่าวคือ ใช้คำว่า “อันนัคลุ้” (اَلنَّخْلُ ) 10 แห่ง และใช้คำว่า “นัคลัน” (نَخْلاً ) 1 แห่งในบทอะบะสะ อายะฮฺที่ 29, และใช้คำว่า “อันนัคละฮฺ” (اَلنَّخْلَةُ ) 2 แห่งคือในบทมัรยัม อายะฮฺที่ 23 และ 25, และใช้คำว่า “นะคีล” (نَخِيْل ) 7 แห่งด้วยกัน รวม 20 แห่ง

อินทผลัมมีหลายสายพันธุ์และผลอินทผลัมก็มีชื่อเรียกแตกต่างกันไป เช่น อัลบะละฮฺ (اَلْبَلَحُ ) ซึ่งเป็นผลอินทผลัมช่วงก่อนสุก เมื่อเริ่มเข้าสีเรียกว่า อัลบุสรุ้ (اَلْبُسْرُ ) พอเริ่มสุกเรียกว่า อัรรุฏ่อบุ้ (الرُّطَبُ ) ส่วนอินทผลัมแห้งอย่างที่วางขายทั่วไปนั้นเรียกว่า ตัมรฺ (تَمْرٌ ) ส่วนหนึ่งจากสายพันธุ์ของอินทผลัม คือ ซุกกะรีย์ (سُكَّرِي ) และอัจญ์วะฮฺ (عَجْوَة ) เป็นต้น

******อ่านต่อคลิก......*****


0 ความคิดเห็น:

Ahlan Ramadhan ; kenangan ramadhan di mesir ( Ramadhanin egypt )


For Muslims around the world, the holy month of Ramadhan is a time when people fast between dawn and sunset, perform more prayers, read more Qur’an, give more sadaqah (voluntary charity), and worship more than at any other time during the year.

Muslims around the world perform the same types of worship in the same way. However Ramadhan traditions vary from one country to another, and even from town to village. For Egyptians, the holy month of Ramadhan is the most special occasion of the year. The saying goes, ‘If you haven’t seen Ramadhan celebrated in Egypt then you haven’t seen celebrations!’

Salam Ramadhan 1431
, semoga anda sudah bersedia menyambutnya dengan penuh girang dan semangat beribadah. Saja terkenang suasana puasa di Mesir, meriah dengan pesta ibadah, si faqir senang menyambutnya, si kaya pula bermurah hati.

Yang paling menarik ialah " Maidah Rahman" jamuan berbuka puasa untuk semua sepanjang bulan Ramadhan diadakan di merata-rata sebagai tanda syukur si kaya dan habuan kasih buat yang tak berada.

Hampir setiap tepian jalan, ada yang menjual pelbagai buahan kering seperti Tamar,tin.angun, dan buahan2 lain lagi. Tak kurang sebelah petangnya pula dipenuhi gerai menjual air Tamarhindi, A'rqusus, Dum, Karab dan air Tebu pun ada.

Dicorong radio pula sering dikumandangkan pelbagai irama bertema Ramadhan, antaranya lagu yang saya letak dibawah ini, " Ahlan Ramadhan". Ia mengingatkan semula kenangan manis berpuasa di bumi Mesir.

0 ความคิดเห็น:

Perkara-Perkara Yang Berhubungan Dengan Puasa Ramadhan



1. Sahur dan keutamaannya.


Dari Anas bin Malik Ra, Rasulullah Saw bersabda,

تَسَحَرُوْا فَاِنَ فِى السَحُوْرِ بَرَكةً

“Sahurlah kalian, karena dalam makan sahur terdapat berkah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Kandungan Hadits:

1. Sunat makan sahur dan sahur banyak pahalanya.
2. Berkah dalam sahur adalah menunaikan perintah agama, menguatkan ibadah, bertambah semangat dan faedah lainnya.

2. Berbuka puasa dan keutamaan menyegerakannya.

Dari Sahl bin Sa’ad Ra, bahwasanya Rasulullah Saw bersabda,

لَا يَزَالُ النَاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَلُوا الفِطْرَ

“Manusia senantiasa dalam kebajikan, selama mereka segera berbuka.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari Abu Hurairah Ra, Rasulullah Saw bersabda,

قَالَ اللُه عَزَّ وَجَلَّ : “أَحبَّ عِبَادِى أِلَىَّ أَعْجَلُهُمْ فِطْرًا”

“Allah Azza wa Jalla berfirman: “Hamba yang paling Aku cintai ialah yang paling cepat berbuka.” (HR. At Tirmidzi)

Kandungan Hadits:

1. Sunat segera berbuka bagi orang yang berpuasa jika yakin matahari tenggelam dengan melihat secara langsung atau berita orang yang terpercaya.
2. Makruh keterlaluan dalam beragama.
3. Boleh mengakhiri berbuka karena ada perlu. Namun segera berbuka lebih di cintai Allah.
3. Sunnah berbuka puasa dengan kurma dan air.

Dari Sulaiman bin Amir Adh Dhabbiy Ra, dari Nabi Saw, beliau bersabda:

أِذَا أفْطَرَ أَحَدُكُمْ فَلْيُفْطِرْ عَلَى تَمْرٍ لَمْ يَجِدْ فَلْيُفطِرُ عَلَى مَاءٍ فَاِنَّهُ طَهُوْرٌ

“Ababila salah seorang dari kamu berbuka, maka berbukalah dengan kurma. Jika tidak menemukan, berbukalah dengan air, karna sesungguhnya air itu suci.” (HR. Imam lima dan dianggap sahih oleh ibnu Huzaimah, Ibnu Hibbab dan Hakim)

Kandungan Hadits:

1. Sunat berbuka dengan kurma. Jika tidak ada, sunat berbuka dengan air.
2. Bebuka dengan air lebih baik daripada air, sebab banyak faedah penting bagi perut dan mata menurut medis.

4. Larangan berbohong dan berbuat kebodohan ketika berpuasa.

Dari Abu Hurairah Ra, ia berkata, Rasulullah Saw bersabda,

وَمَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّوْرِ وَالعَمَلَ بِهِ وَالجَهْلَ فَلَيْسَ اِللهِ حَاجَةٌ فِى أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ

“Barangsiapa yang tidak meninggalkan ucapan bohong dan mengerjakan perbuatan bohong dan kebodohan, maka bagi Allah tidak ada kebutuhan dalam ia meninggalkan makan dan minum.” (HR. Bukhari dan Abu Dawud. Lafal hadist menurut Abu Dawud)

Kandungan Hadits:

1. Dusta dan berbuat jahil kepada orang puasa sangat haram.
2. Barangsiapa melakukan maksiat-maksiat tersebut, dikhawatirkan puasanya tidak di terima.

5. Mencium Istri ketika berpuasa.

Dari Aisyah Ra, ia berkata:

كَانَ النَّبِيِّ يُقَبِّلُ وَهُوَ صَائِم وَيُبَاشِرُ وَهُوَ صَائِم وَلَكِنَّهُ كَانَ أَمْلَكَكُمْ اِلأِرْبِهِ

“Nabi Saw pernah mencium dan bercumbu (dengan istri) dalam keadaan berpuasa. Tetapi beliau orang yang paling kuat menahan nafsu daripada kamu.” (HR. Bukhari dan Muslim. Lafal hadist menurut muslim. Ia menambahkan dalam riwayat lain: “Demikian itu pada bulan Ramadhan”)

Kandungan Hadits:

1. Lelaki yang berpuasa boleh mencium dan bersentuhan dengan isrinya jika tidak mengkhawatirkan nafsu bangkit.
2. Sunat tidak mencium dan tidak bersentuhan bagi orang puasa jika mengkhawatirkan nafsu bangkit.
3. Boleh menceritakan hal-hal yang memalukan demi menjelaskan kebenaran.

***** 6-11 BACA SAMBUNG ******

0 ความคิดเห็น:

Perkara-perkara sunat di Bulan Ramadhan


1. Menyegerakan berbuka puasa

2. Berdoa ketika berbuka puasa

3. Bersahur dan melewatkan waktunya

4. Memperbanyakkan sedekah dan berbuat kebajikan

5. Meninggalkan perkara keji dan mungkar

6. Memperbanyakkan membaca Al-Quran dan menuntut ilmu

7. Menghidupkan malam Ramadhan dan mendirikan solat Terawikh

8. Memperbanyakkan berdoa kepada Allah SWT

9. Meningkatkan ibadah pada 10 malam terakhir Ramadhan

10. Iktikaf di masjid

***"Selamat Berpuasa kepada kaum muslimin dan muslimah"
***

0 ความคิดเห็น:

HIKMAH PUASA RAMADHAN


"Wahai orang-orang yang beriman ! Diwajibkan kepada kamu puasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang yang sebelum kamu,supaya kamu menjadi orang-orang yang bertaqwa." (S.al-Baqarah:183)

PUASA menurut syariat ialah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa (seperti makan, minum, hubungan kelamin, dan sebagainya) semenjak terbit fajar sampai terbenamnya matahari,dengan disertai niat ibadah kepada Allah,karena mengharapkan redho-Nya dan menyiapkan diri guna meningkatkan Taqwa kepada-Nya.

RAMAHDAH bulan yang banyak mengandung Hikmah didalamnya.Alangkah gembiranya hati mereka yang beriman dengan kedatangan bulan Ramadhan. Bukan sahaja telah diarahkan menunaikan Ibadah selama sebulan penuh dengan balasan pahala yang berlipat ganda,malah dibulan Ramadhan Allah telah menurunkan kitab suci al-Quranulkarim,yang menjadi petunjuk bagi seluruh manusia dan untuk membedakan yang benar dengan yang salah.

Puasa Ramadhan akan membersihkan rohani kita dengan menanamkan perasaan kesabaran, kasih sayang, pemurah, berkata benar, ikhlas, disiplin, terthindar dari sifat tamak dan rakus, percaya pada diri sendiri, dsb.

Meskipun makanan dan minuman itu halal, kita mengawal diri kita untuk tidak makan dan minum dari semenjak fajar hingga terbenamnya matahari,karena mematuhi perintah Allah.Walaupun isteri kita sendiri, kita tidak mencampurinya diketika masa berpuasa demi mematuhi perintah Allah s.w.t.

Ayat puasa itu dimulai dengan firman Allah:"Wahai orang-orang yang beriman" dan disudahi dengan:" Mudah-mudahan kamu menjadi orang yang bertaqwa."Jadi jelaslah bagi kita puasa Ramadhan berdasarkan keimanan dan ketaqwaan.Untuk menjadi orang yang beriman dan bertaqwa kepada Allah kita diberi kesempatan selama sebulan Ramadhan,melatih diri kita,menahan hawa nafsu kita dari makan dan minum,mencampuri isteri,menahan diri dari perkataan dan perbuatan yang sia-sia,seperti berkata bohong, membuat fitnah dan tipu daya, merasa dengki dan khianat, memecah belah persatuan ummat, dan berbagai perbuatan jahat lainnya.Rasullah s.a.w.bersabda:

"Bukanlah puasa itu hanya sekedar menghentikan makan dan minum tetapi puasa itu ialah menghentikan omong-omong kosong dan kata-kata kotor."
(H.R.Ibnu Khuzaimah)

Beruntunglah mereka yang dapat berpuasa selama bulan Ramadhan, karena puasa itu bukan sahaja dapat membersihkan Rohani manusia juga akan membersihkan Jasmani manusia itu sendiri, puasa sebagai alat penyembuh yang baik. Semua alat pada tubuh kita senantiasa digunakan, boleh dikatakan alat-alat itu tidak berehat selama 24 jam. Alhamdulillah dengan berpuasa kita dapat merehatkan alat pencernaan kita lebih kurang selama 12 jam setiap harinya. Oleh karena itu dengan berpuasa, organ dalam tubuh kita dapat bekerja dengan lebih teratur dan berkesan.

Perlu diingat ibadah puasa Ramadhan akan membawa faaedah bagi kesehatan
rohani dan jasmani kita bila ditunaikan mengikut panduan yang telah ditetapkan, jika tidak maka hasilnya tidaklah seberapa malah mungkin ibadah puasa kita sia-sia sahaja.

Allah berfirman yang maksudnya:

"Makan dan minumlah kamu dan janganlah berlebih-lebihan sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan." (s.al-A'raf:31)

Nabi s.a.w.juga bersabda:

"Kita ini adalah kaum yang makan bila lapar, dan makan tidak kenyang."

Tubuh kita memerlukan makanan yang bergizi mengikut keperluan tubuh kita. Jika kita makan berlebih-lebihan sudah tentu ia akan membawa muzarat kepada kesehatan kita. Boleh menyebabkan badan menjadi gemuk, dengan mengakibatkan kepada sakit jantung, darah tinggi, penyakit kencing manis, dan berbagai penyakit lainnya. Oleh itu makanlah secara sederhana, terutama sekali ketika berbuka, mudah-mudahan Puasa dibulan Ramadhan akan membawa kesehatan bagi rohani dan jasmani kita. Insy Allah kita akan bertemu kembali.

Allah berfirman yang maksudnya: "Pada bulan Ramadhan diturunkan al-Quran
pimpinan untuk manusia dan penjelasan keterangan dari pimpinan kebenaran
itu, dan yang memisahkan antara kebenaran dan kebathilan. Barangsiapa menyaksikan (bulan) Ramadhan, hendaklah ia mengerjakan puasa.

(s.al-Baqarah:185)

0 ความคิดเห็น:

PUASA MELAYU Ceramah Oleh Ustaz Azhar

0 ความคิดเห็น:

พระราชสาส์นกษัตริย์ซาอุดีฯถึงมุสลิมทั่วโลก



กษัตริย์ ซาอุดีอาระเบียทรงเรียกร้องมุสลิมทั่วโลก ให้นำจิตวิญาณแห่งเดือนเราะมะฎอนเป็นแรงบันดาลใจแข่งขันกันทำความดี ช่วยเหลือคนยากไร้

ในโอกาสเริ่มต้นการบำเพ็ญศีลเดือนเราะมะฎอน ฮ.ศ.1431 สมเด็จพระราชาธิบดีอับดุลลอฮฺ บินอับดุลอฺะซีซฺ และเจ้าฟ้าชายซุลฏอน บินอับดุลอฺะซีซฺ องค์มกุฎราชกุมารแห่งซาอุดีอาระเบีย ได้ทรงมีพระราชสาส์นถึงมุสลิมทั่วโลกดังที่ทรงปฏิบัติมาทุกปี
พระ ราชสาส์นดังกล่าวเรียกร้องให้มุสลิมตระหนักถึงเป้าหมายอันลึกซึ้งอันเป็นจิต วิญญาณของอิสลาม ซึ่งเป็นแนวศรัทธาแห่งความรัก ความเมตตา การให้อภัย และการส่งเสริมเชิดชูคุณธรรม รวมทั้งการปฏิรูป และการสานเสวนาเพื่อความสมานฉันท์ระหว่างมนุษยชาติ
“เดือน แห่งศิริมงคลนี้สอนเราอย่างมากมาย เราต้องนำบทเรียนที่ได้รับนั้นมาไตร่ตรองเพื่อให้ตระหนักว่าควรให้ความช่วย เหลือเพื่อนมนุษย์ที่ด้อยโอกาสกว่าอย่างไร คนมั่งมีควรรู้ซึ้งถึงความทุกข์ของคนยากจนอย่างไรและมุสลิมควรแข่งขันกันเอง ในการสร้างคุณความดีอย่างไร เพื่อให้เป็นที่โปรดปรานของพระผู้เป็นเจ้า”
พระ ราชสาส์นเรียกร้องมุสลิมทั่วโลกให้ร่วมกันอย่างจริงจังในการสร้างอารยธรรม แห่งมนุษยชาติ และระบุถึงความพยายามของซาอุดีอาระเบียในการสนับสนุนการสานเสวนาระหว่างผู้ อยู่ในแนวศรัทธาและวัฒนธรรมที่แตกต่างกัน
“การริเริ่ม ความคิดของเราเพื่อการสานเสวนาระหว่างศาสนิกในศาสนาที่แตกต่างกันมีเป้าหมาย ที่จะสร้างสรรค์โลกอารยะ ซึ่งนำผู้คนให้เข้าใกล้ชิดกันเพื่อทำงานร่วมกันในการสถาปนาสันติภาพและความ ยุติธรรม กับส่งเสริมสวัสดิการในหมู่มวลมนุษยชาติ
สมเด็จ พระราชาธิบดีและมกุฎราชกุมารซาอุดีอาระเบียทรงเน้นในพระราชสาส์นถึงความ สำคัญของเดือนเราะมะฎอนซึ่งเป็นเดือนที่พระผู้เป็นเจ้าประทานพระพจนารถพระ บัญญัติแรกของพระคัมภีร์อัลกุรฺอานแก่ท่านนบีมุฮัมมัด ซ็อลฯ เป็นทางนำแก่มวลมนุษย์ และเป็นสิ่งจำแนกความแตกต่างระหว่างความดีกับความชั่ว ความถูกกับความผิด
พระ ราชสาส์นได้อ้างวจนะของท่านนบีมุฮัมมัด ซ็อลฯ ซึ่งสอนว่า ผู้บำเพ็ญศีลในเดือนเราะมะฎอนด้วยความศรัทธา และปรารถนาการตอบแทนจากพระผู้เป็นเจ้า จะได้รับการอภัยโทษต่อความผิดบาปที่เคยทำมาก่อน
พร้อม กันนี้ได้ย้ำบทบาทของเราะมะฎอนในการหล่อหลอมอุปนิสัยอย่างลึกซึ้งในความ เมตตากรุณา การ ให้อภัย ความเห็นอกเห็นใจสงสารผู้ด้อยโอกาสกว่า
“เป็น เดือนที่รื้อฟื้นความสำคัญของค่านิยมอันสูงส่งที่อิสลามได้สอนเรา”. “เป็นเดือนที่ประตูสรวงสวรรค์เปิดกว้าง แต่ประตูนรกปิดสนิท”
สมเด็จ พระราชาธิบดีและมกุฎราชกุมารซาอุดีอาระเบียได้ทรงส่งพระราชสาส์นนี้ถึง ประมุขรัฐมุสลิมทั่วโลก และเชค อับดุลอฺะซีซฺ โคฌา รมว.กระทรวงวัฒนธรรมและข่าวสารซาอุดีอาระเบีย ได้เชิญพระราชสาส์นนี้อ่านทางสถานีวิทยุโทรทัศน์ของประเทศด้วย

0 ความคิดเห็น:

Ramadhan Satu Latihan Clib ceramah Oleh Tok Guru Nik Aziz


-----------------------------------1/8-----------------------------------------

0 ความคิดเห็น:

Fadhilat dan Kelebihan Tarawih

Ada pun fadhilat dan kelebihan bagi orang-orang yang mengerjakan sembahyang sunat Tarawih adalah seperti berikut :-

Malam ////////// kelebihannya

1 - Dosanya keluar seperti ia baru di lahirkan ibunya.

2 - Dosanya di ampuni, begitu pula dosa kedua ibu bapanya jika keduanya itu orang mukmin.

3 - Di panggil oleh malaikat dari bawah Arasy dengan seruan: “Mulailah kamu beramal sebab Allah telah mengampuni dosamu yang telah lalu”.

4 - Di beri pahala yang sama, dan pahala orang-orang yang membaca Kitab Taurat, Injil, Zabur dan Al-Quran.

5 - Di beri pahala seperti orang yang melakukan sembahyang di Masjidil Haram di Makkah, Masjid An-Nabawi di Madinah dan Masjid Al-Aqsa di Palestin.

6 - Di beri pahala seperti pahala malaikat yang tawaf di Baitul Ma’mur, batu-batu serta pasir turut sama
memohonkan ampun baginya.

7 - Seperti orang yang hidup pada zaman Nabi Musa dan membantunya hingga dapat mengalahkan Fir’aun dan Haman.

8 - Di berikan oleh Allah segala apa yang pernah di berikan kepada Nabi Ibrahim ‘alaihisalam.

9 - Seperti pahala beribadah kepada Allah yang di lakukan oleh Nabi Muhammad S.A.W.

10- Di kurniakan oleh Allah kebaikan dunia dan akhirat.

11 - Keluar dari dunia seperti pada hari dilahirkan dari kandungan ibu bersih daripada segala dosa.

12 - Datang di hari kiamat dengan keadaan mukanya bercahaya dan bersinar bagaikan malam bulan purnama.

13 - Datang di hari kiamat dengan keadaan aman dari segala kejahatan.

14 - Disaksikan oleh para malaikat, kalau dia telah melaksanakan solat tarawih maka pada hari kiamat ia akan di bebaskan oleh Allah dari segala mudarat.

15 - Di minta ampun oleh para malaikat, oleh malaikat yang memikul Arasy dan Kerusi.

16 - Di bebaskan dari api neraka dan dapat masuk syurga.

17 - Di beri pahala seperti pahala para Nabi.

18- Di seru oleh para malaikat, “Wahai hamba Allah, bahawasanya Allah telah redha kepadamu dan kepada orang tua kamu”.

19 - Di angkat darjatnya ke dalam syurga firdaus.

20 - Di beri pahala para syuhada dan salihen.

21 - Di bina rumahnya dari nur di dalam syurga.

22 - Kelak di hari kiamat ia akan datang dengan aman dari segala kesusahan dan dugaan

23 - Di bangunkan sebuah kota untuknya di syurga.

24 - Di beri pahala yang berupakan dua puluh empat permohonan di kabulkan.

25 - Di hapuskan dari seksaan kubur.

26 - Pahalanya diangkat selama empat puluh tahun.

27 - Dalam melintasi sirat (jambatan) pada hari kiamat kelak, dia akan dapat melintasi dengan laju bagaikan kilat menyambar.

28 - Allah mengangkat dengan seribu darjat di syurga.

29 - Diberi pahala seribu haji yang mabrur.

30 - Di panggil dan di persilakan oleh Allah, wahai hambaku, makanlah buah-buahan syurga dan mandilah dengan air salsabil (air syurga yang sedap di minum) serta minumlah dari telaga kausar. Akulah Tuhanmu dan engkau hambaku.

0 ความคิดเห็น:

Mensyukuri Kedatangan Ramadan


BERSYUKURLAH dengan kedatangan bulan Ramadan. Rasulullah SAW selalu memberi kabar gembira kepada para sahabat setiap kali datang bulan Ramadan. “Telah datang kepada kalian bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah. Allah telah mewajibkan kalian berpuasa. Pada bulan itu Allah membuka pintu-pintu syurga dan menutup pintu-pintu neraka.” (HR: Ahmad).

Karena itu, selain berpuasa dengan menahan diri dari makan dan minum, serta berbagai perbuatan yang mengurangi, bahkan membatalkan ibadah puasa, bulan suci ini umat muslim dianjurkan memperbanyak ibadah. Satu ibadah sunat dikerjakan di bulan Ramadan, pahalanya seperti mengerjakan perbuatan wajib di luar bulan Ramadan.

Sedangkan mengerjakan satu perbuatan wajib di bulan puasa, maka pahala 70 kali lipat dibanding mengerjakan pada bulan di luar Ramadhan. Tentunya pahala 70 kali lipat ini harus mengerjakan ibadah puluhan tahun di luar bulan puasa. Begitulah janji Allah kepada orang-orang beriman, asalkan setiap ibadah dikerjakan karena Allah.

Seperti Nabi Muhammad SAW, di antara ibadah sunat yang cukup banyak dikerjakan pada bulan Ramadan, yaitu mengamalkan dan memperbanyak membaca Alquran. Kedua perbuatan sunat ini diyakini lebih mendekatkan diri kepada Allah dengan berbagai ibadah lainnya. Selain itu, sambutlan bulan Ramadan dengan meninggalkan dosa dan segala kebiasaan buruk. Bertaubatlah dengan benar dari segala dosa dan kesalahan. Ramadan adalah bulan taubat. “Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah hai orang-orang beriman supaya kamu beruntung.” (QS. An-Nur : 24)

Bahkan, Rasulullah mengatakan jika sekiranya umatku mengetahui kelebihan bulan Ramadan, ia akan menangis ketika bulan ini telah usai. Selanjutnya, berdoa agar dipertemukan dengan Ramadan akan datang. Maka manfaatkanlah bulan Ramadan dengan berbagai ibadah, seakan-akan Ramadan kali ini bulan pengampunan terakhir diberikan Allah kepada kita.***

0 ความคิดเห็น:

KEPASTIAN

0 ความคิดเห็น:

0 ความคิดเห็น:

มาดูความงมงายและการหลงผิด หมอไม้เท้า ปะทะ เชคริฎอ


มีคลิป1 และ 2

0 ความคิดเห็น: